Minggu, 30 September 2012

ZUBAIDAH DJOHAR AKAN LUNCURKAN “PULANG MELAWAN LUPA” - JOGJATRIP

Kontributor: Tryas
Jogjanews.com- Studio Pertunjukan Sastra Yogyakarta (SPS) bersama Komunitas Sastra Etnik (KSE) menggelar peluncuran buku kumpulan puisi Zubaidah Djohar “Pulang Melawan Lupa” di Taman Budaya Yogyakarta pada Sabtu (15/9) di Amphitheatre TBY.

Kumpulan puisi yang telah dirilis di Nanggroe Aceh Darussalam beberapa bulan lalu itu telah mendapat respon yang baik dari para pengamat sastra. Akan tampil sebagai pembicara dalam acara ini adalah Hamdy Salad. Sedang Arieyoko berperan memberikan pengantar, dan Sutirman Eka Ardhana sebagai pembandingnya.

Selain itu acara ini akan menampilkan pembacaan puisi oleh Dinar Saka Setiyawan, Herman RN, Herlina Van Tojo, Maria Widhi, Catur Stanis. Akan bertindak sebagai moderator dalam acara ini Senopati Sukandar.

Zubaidah Djohar sendiri adalah seorang peneliti, sastrawan, dan penggiat kemanusiaan dari Aceh. Sedari kecil dia menyenangi dunia tulis, musik dan tari. Masa remaja perempuan yang akrab disapa Zhu itu lebih banyak menenun hati di persawahan, perbukitan, telaga, dan pergunungan. Zubaidah pernah menjadi mayoret memimpin barisan marching band, juga aktif mengisi training kepimpinan politik dan perdamaian.

Bagi sejumlah pengamat sastra, puisi Dzu tidak hanya menawarkan keindahan puitik, tetapi juga menjadi strategi dalam berpolitik. Dalam karyanya Dzu juga terlihat mahir menuangkan gagasan dengan lugas tapi juga pandai mengolah metafora.

Dalam buku puisi Pulang Melawan Lupa yang diterbitkan oleh Lapena ini terangkum 73 puisi yang terbagi dalam dua bab. Bab pertama disebut Kebenaran Bisu, sementara bab keduanya dinamakan Pulang.

Dalam pengantarnya, Dzu mengatakan Kebenaran Bisu merupakan realitas kehidupan masyarakat terutama kaum perempuan di tengah perdamaian Aceh. Sedangkan Pulang berarti mengajak pembaca untuk merenungkan misi di dunia ini yaitu menyemai kehidupan menuju pulang.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar